5 Langkah Cek Kaki-Kaki Mobil Secara Mandiri Sebelum ke Bengkel

Pemeriksaan Kaki-Kaki secara berkala membantu mendeteksi komponen yang mulai aus sebelum menimbulkan kerusakan lebih luas. Sebagian pemeriksaan dasar dapat dilakukan sendiri tanpa alat khusus, selama prosedur keselamatan diikuti. Hasil pemeriksaan ini tidak menggantikan inspeksi teknisi, tetapi memberi gambaran awal kepada pemilik mobil sehingga komunikasi dengan bengkel lebih jelas. Berikut lima langkah pemeriksaan mandiri yang dapat dilakukan di rumah, beserta hal yang perlu dicatat pada setiap langkah.

Langkah 1: Lakukan Inspeksi Visual

Parkir mobil di permukaan datar, tarik rem tangan, dan gunakan senter. Periksa boot karet pada Ball Joint, Tie Rod End, Rack End, dan as roda untuk melihat sobekan, retakan, atau bekas pelumas yang keluar. Periksa juga bushing karet pada lengan suspensi, dudukan Link Stabilizer, serta kebocoran oli pada Shock Absorber.

Perhatikan pula ketinggian mobil. Sisi yang tampak lebih rendah menandakan per atau peredam yang melemah. Catat setiap kelainan beserta posisinya.

Langkah 2: Lakukan Uji Goyang Roda

Angkat bagian depan atau belakang mobil dengan dongkrak, lalu topang dengan jack stand; jangan bekerja di bawah mobil yang hanya ditopang dongkrak. Pegang roda pada posisi jam 12 dan jam 6 lalu goyangkan. Kelonggaran biasanya menunjukkan masalah pada Ball Joint atau bearing roda. Ulangi pada posisi jam 3 dan jam 9, yang menguji kelonggaran pada Tie Rod End dan Rack End.

Jika kelonggaran terasa, mintalah teknisi memastikan komponen penyebabnya karena beberapa bagian dapat menghasilkan gerak yang serupa.

Langkah 3: Dengarkan Bunyi pada Kondisi Berbeda

Uji bunyi dengan memutar setir penuh ke kiri dan kanan pada kecepatan sangat rendah di area aman. Lalu lewati polisi tidur atau permukaan tidak rata pada kecepatan pelan. Bunyi ketukan menandakan sambungan atau bushing yang longgar, sedangkan bunyi berderit menandakan kekurangan pelumasan pada karet atau sambungan bola.

Catat kapan bunyi muncul: saat berbelok, melewati lubang, mengerem, atau pada kecepatan tertentu. Informasi tersebut mempersempit kemungkinan komponen penyebabnya.

Langkah 4: Periksa Kondisi Ban

Ban mencerminkan kondisi geometri dan Kaki-Kaki. Periksa kedalaman alur ban dan pola keausan. Keausan pada sisi dalam atau luar saja mengarah pada pengaturan toe atau camber yang melenceng, sedangkan keausan bergelombang mengarah pada peredam yang melemah. Periksa juga tekanan ban sesuai stiker pada pintu pengemudi.

Langkah 5: Lakukan Uji Jalan Singkat

Pada jalan datar dan sepi, kemudikan mobil lurus dan lepaskan genggaman setir sesaat secara hati-hati hanya jika kondisi benar-benar aman, atau cukup perhatikan apakah mobil menarik ke satu sisi. Lakukan pengereman bertahap dan amati apakah mobil tetap stabil. Setir yang bergetar, mobil yang menarik, atau getaran saat mengerem perlu dilaporkan kepada teknisi.

Bawa catatan dari kelima langkah ini ke bengkel. Apabila ada komponen yang perlu diganti, Ichiban Auto Parts menyediakan Ball Joint, Tie Rod End, Rack End, Link Stabilizer, dan Bushing Arm yang dapat dicocokkan dengan tipe mobil melalui katalog di situs resmi.

banner Website Ichiban scaled